Foto Ilustrasi
Karena komputer tak mengenai desa tempat tinggalnya, penduduk Desa Tanglu, China, batal menikah karena mereka tidak bisa memperoleh surat nikah.
Nama desa itu, Tanglu, meliputi dua huruf yang jarang digunakan dalam bahasa China dan tak dapat ditemukan di dalam sistem baru komputer polisi.
Huruf buat Tang dan Lu telah digunakan selama beberapa dasawarsa, tapi penduduk Tanglu yang berusaha memperoleh surat nikah menghadapi kesulitan karena komputer tak mengenali kota tempat tinggal mereka yang tertera di kartu pengenal mereka.
Sistem tersebut juga menjadi masalah buat orang yang mencari pekerjaan, pelancong, serta mereka yang melakukan transaksi rumah dan bangunan.
Beberapa warga desa dan ahli mengatakan, perubahan nama desa itu merusak adat istiadat dan kebudayaan mereka, tapi polisi menyatakan akan terlalu mahal untuk mengubah program komputer. - antara
Karena komputer tak mengenai desa tempat tinggalnya, penduduk Desa Tanglu, China, batal menikah karena mereka tidak bisa memperoleh surat nikah.
Nama desa itu, Tanglu, meliputi dua huruf yang jarang digunakan dalam bahasa China dan tak dapat ditemukan di dalam sistem baru komputer polisi.
Huruf buat Tang dan Lu telah digunakan selama beberapa dasawarsa, tapi penduduk Tanglu yang berusaha memperoleh surat nikah menghadapi kesulitan karena komputer tak mengenali kota tempat tinggal mereka yang tertera di kartu pengenal mereka.
Sistem tersebut juga menjadi masalah buat orang yang mencari pekerjaan, pelancong, serta mereka yang melakukan transaksi rumah dan bangunan.
Beberapa warga desa dan ahli mengatakan, perubahan nama desa itu merusak adat istiadat dan kebudayaan mereka, tapi polisi menyatakan akan terlalu mahal untuk mengubah program komputer. - antara









