Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Saat Kelamin Bersaksi ( Menarik ! )

Pernah membaca Vagina Monologue atau melihat pentas dengan judul sama atau paling tidak pernah membaca beritanya? Apa yang ada dalam benak? Suatu interpretasi atas ketidakberdayaan kelamin yang hanya menjadi alat pelampiasan hasrat belaka? Sensasi dalam berekspresi secara bebas dalam berkesenian?

Bisa jadi dalam benak anda dan saya akan berkelebat bayangan yang berbeda tentang monologue sang kelamin tersebut. Sesuatu yang porno dan tabu dibicarakan. Tidak senonoh menulis hal tentang kelamin atau sejenis itu. Padahal dalam kitab suci pun secara lugas disebutkan bahwa kelamin memang akan bermonologue! Kok belum pernah tahu? Kitab suci apa? Masak sih, kitab suci membahas tentang kelamin?

Karena saya muslim maka kitab suci yang saya baca adalah Al Qur’an. Banyak disebutkan bagaimana seharusnya menjaga kelamin dan bagaimana menyalurkan hasrat kelamin secara legal dan halal. Saya pun sempat tersentak ketika membaca ayat yang menyebutkan bahwa kelak di akherat di hari peradilan massal, semua manusia menjadi terdakwa dan masing anggota tubuh akan menjadi saksi. Tidak terkecuali si kelamin milik masing-masing.

Saksi-saksi akan membeberkan bagaimana si pemakai menggunakan mereka. Giliran kelamin bersaksi maka dia akan bermonologue bagaimana sang pemakai menggunakannya. Keperjakaan atau keperawanannya direnggut oleh guling, bantal, tangan atau pacar. Bagaimana dia menjadi penyaluran hasrat seksual, apakah sesuai dengan kegunaannya sebagai alat reproduksi dan prokreasi atau hanya menjadi alat kemaksiatan.

Tentu jangan membayangkan persaksian anggota tubuh itu berbicara sendiri-sendiri. Sebagai analogi bisa saja masing-masing diprintout rekaman datanya. Apakah kita sudah siap dari persaksian seluruh anggota tubuh kita? Padahal kemanapun kita berada, disitu pula saksi-saksi kita mengikuti. Mulai sekarang, hati-hati dengan kelamin kita!

Share |