Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Perbedaan Gairah Seks Antara Pria dan Wanita !

Bila membicarakan tentang gairah seksual, para lelaki menganggap bahwa hubungan seksual lebih menjurus kepada kebutuhan fisik semata, hal ini yang menyebabkan laki-laki lebih mudah terangsang.

Pada umumnya, gairah seksual wanita yang tengah memasuki usia diatas 30 tahun tidak bisa diharapkan terus membara, adakalanya meredup seiring dengan bertambahnya usia. Fase ini dikenal dengan masa menopause.

Apalagi bagi wanita dengan tugas ganda, pagi hari harus mengurus anak dan suaminya sebelum berangkat bekerja, seusai pulang bekerja biasanya dia harus menidurkan anaknya terlebih dahulu. Kondisi seperti ini yang membuat wanita kehabisan energi sehingga malas melakukan hubungan seksual.

Sedangkan pada wanita polanya lebih cenderung dimulai pada ikatan emosional, saling sayang dan peduli. Setelah mereka merasakan hal itu, barulah kemudian muncul gairah dan ketertarikan akan seks.

Ketika sudah masuk fase bercinta, wanita cenderung menikmati permainan seks dibanding laki-laki, sehingga butuh waktu lebih banyak agar bisa terangsang. Hal ini lebih banyak disebabkan faktor laki-laki yang terus menjadi sutradara kala bercinta, sementara wanita lebih santai karena dapat menikmati secara penuh rangsangan tanpa banyak beraktivitas.

Sedangkan untuk mencapai orgasme, biasanya para lelaki membutuhkan waktu lebih sedikit. Rata-rata mereka hanya butuh waktu empat menit dari awal seks dimulai hingga ejakulasi. wanita biasanya butuh waktu 10 hingga 11 menit untuk bisa orgasme.

Untuk membangkitkan gairah seksual yang sudah menurun, hal yang harus dilakukan oleh laki-laki adalah mencari tahu dalam kondisi yang bagaimana wanita sedianya melakukan hubungan seksual. Sementara itu, terangkan kepada pasangan bahwa kamu tengah memasuki masa-masa ketika gairah kamu sudah menurun.

Jadi intinya, jika gairah seksual mulai menurun jangan dibiarkan terus menerus, mulailah berbuat sesuatu, karena dapat menjadi bom waktu yang suatu saat dapat meledak. Bukan hanya pada kamu, tetapi pasangan pun bisa menjadi frustasi.

Share |