![]() | |
(Istimewa) |
Keampuhan pangan libido ini lebih banyak sekedar kabar pemanis mulut daripada bukti nyata. Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) menyebutkan tidak ada bukti terpercaya yang mendukung. Lalu kenapa keyakinan itu tidak pernah hilang?
Menurut pakar psikoterapis, karena kesan itu telah lama mengakar dalam benak. Libido meningkat gara-gara santap pangan aprodisiak bisa dianalogikan dengan perasaan lega setelah melewati hal yang mengganjal. Apa yang ada dalam pikiran lebih berperan daripada apa yang telah mengisi perut.
Namun, jika merasa gairah meningkat setelah bersantap, tidak ada salahnya dilanjutkan. Lagipula semua daftar aprodisiak itu adalah pangan sehat padat nutrisi.
Dari klinik program jantung sehat disampaikan, banyak hasil penelitian berkaitan dengan ketidakmampuan seksual disebabkan oleh penyakit yang menyebabkan pembuluh darah tersumbat.
Aliran darah lancar memberi nutrisi organ seks. Dengan demikian amat sangat dianjurkan mengikuti pola makan yang sehat untuk jantung. Disarankan pula mengganti lemak tak jenuh, mengkonsumsi buah dan sayur kaya serat dan mengurangi garam.
Intinya, walaupun sama sekali tidak ada bukti makanan tertentu dapat membangkitkan nafsu seks, konsumsi pangan bergizi tentu saja dianjurkan. Jika kandungan kalori kerang atau coklat terlalu tinggi, untuk mengurangi risiko buruknya, imbangi dengan aktifitas fisik, boleh jadi di tempat tidur. [L1] ENTIN SUPRIATI












0 comments:
Post a Comment